Home » Aktifitas » MERENGKUH PADUSAN, SONGSONG ROMADHON

MERENGKUH PADUSAN, SONGSONG ROMADHON

Ada seorang pemuda yang kesehariannya tidak mau melaksanakan ibadah sholat lima waktu, dan hanya bermalas-malasan, badannya kusut, bajunya lusuh. “Roghima anfu rojulin”, begitulah bahasa didalam “Durrotun Nasihin”.

Namun begitu menjelang datangnya bulan Romadhon, pemuda tersebut dengan riang gembira laksana menyambut kekasih yang datang. Dia menggosok dan membasuh badannya dengan bersih, dia tanggalkan bajunya yang lusuh, menggantinya dengan baju yang layak untuk penjemputan laksana menjemput kekasihnya. Tak lupa, dia usapkan wewangian.

Hal itu dilakukannya setiap menjelang datangnya Romadhon, dia selalu merindukan Romadhon. Dia persiapkan dzohiriyah wal bathiniyahnya laksana menjemput kekasih. Alkisah pemudah tersebut suatu saat dipanggil kehadirat Illahi Robbi (Meninggal). Dan ternyata amalan dari dia mencintai datangnya Romadhonlah, Allah mempersiapkan syurga untuknya.

Di tanah jawa khususnya dikenal dengan acara padusan, atau melakukan mandi keramas untuk membersihkan jasadiyah menjelang puasa Romadhon. Selain padusan juga dikenal bagi kaum suffa yaitu Muhasabah dan ada juga yang namanya suluk, hal ini berniat untuk merengkuh hasabah yuhasabu hisabai yasiroh, atau sebagai bentuk upaya pembersihan bathiniyah.

Marhaban Yaa syahru Ramadhan, Syahrul Shiyam, Syahrul Qiyam, Syahrul Mubarak, Syahrul Magfirah, Syahrul Rahmat, Syahrul Umat, Ramadhan Adalah cintanya Allah, Ramadhan Adalah kasih sayang Allah, Ramadhan Adalah RAHMAT, KEBERKAHAN, DAN KERIDHOAN ALLAH SWT.

Facebook Comments